Traveling Bersama Batita

19.40

Liburan!! Siapa yang tidak suka berlibur menghabiskan waktu untuk travelling ke tempat baru bersama keluarga. Namun pasti lah ada beberapa perbedaan saat liburan bersama anak batita. Kalo jaman dulu masih single mau travelling kemana aja cukup menyiapkan perlengkapan untuk diri kita sendiri, cari tiket paling murah dan cuuus berangkat. Tapi kalo sudah berkeluarga pastinya kita harus menyiapkan perlengkapan untuk suami dan anak. Setelah 19 bulan konsentrasi mengurusi si kecil, Alhamdulilah dapet rejeki untuk liburan. Saya pengen liburan bertema alam yang bisa ajak anak main pasir di pantai dan juga ingin kasih pengalaman batitaku naik pesawat, maka akhirnya saya dan suami memutuskan untuk liburan ke Bali.

Excited banget sama rencana liburan ke luar kota pertama kali dengan keluarga kecil saya. Tiap hari selalu sempetin cari cari hotel dan cek tempat wisata apa yang sedang hits di Bali dan juga cek harga tiket pesawat hahaha. Berhubung liburan kali ini akan jadi pengalaman pertama Cakra naik pesawat dan liburan ke luar pulau, maka saya super detil memperhatikan tempat penginapan dan tujuan wisata Saya pun menetapkan beberapa list tempat yang akan saya kunjungi sambil menghitung budget menginap. Kemudian mulai saya seleksi lagi tempat yang ingin saya tuju. Karena berdasarkan pengalaman, tempat wisata di bali jaraknya lumayan jauh satu sama lain. Sedangkan saya ingin liburan ini suami bisa tetap santai, gak perlu bangun terlalu pagi. Selain itu pada saat jam tidur siang anak tetap bisa nyaman tidur di kamar.

Pemesanan Tiket Pesawat dan Hotel

Untuk pertama kalinya saya membeli tiket melalui traveloka karena travel agent online ini mempunyai aplikasi yang bisa di download di smartphone. Beberapa kali mempelajari cara booking tiket dari aplikasi ini, wow mudah sekali proses pemesanannya. Namun karena sistemnya online maka batas pembayaranya sangat cepat. Kita hanya diberi waktu sekitar 1,5 jam untuk melakukan pembayaran atau tiket yang sudah kita booking hangus dan harus melakukan proses booking dari awal lagi. Enaknya menggunakan aplikasi traveloka ini adalah kita bisa melihat beberapa pilihan maskapai lainnya jadi kita bisa membandingkan harga dengan mudah. Pilihan maskapainya pun cukup lengkap. Proses dari memlilih tiket, booking sampai pembayaran sangat mudah dan ringkas. Hanya sekitar 10 menit setelah saya transfer biaya perjalanan. Kemudian saya menerima e tiket di email saya. Nanti tinggal di print deh.

Setelah urusan tiket beres, saya langsung membooking penginapan melali booking.com. Karena sudah dari jauh hari ngubek ngubek booking.com jadi saya sudah mengincar 2 hotel yang akan saya singgahi selama 4 hari liburan ke Bali. Hotel yang pertama adalah Max One Hotels.com di bukit jimbaran. Kemudian hari ke 2 saya akan pindah ke hotel Hidden Valley masih di sekitar Uluwatu. Pemilihan hotel ini juga saya sesuaikan dengan tujuan wisata. Saya ingin melihat pantai lain di Bali selain pantai Kuta, Legian, Seminyak dan Sanur yang sudah pernah saya kunjungi. Lalu saya menemukan info tentang Pantai Padang Padang di Uluwatu. Wah kalo liat foto fotonya baguus sekali. Harus banget mampir kesana deh kali ini, pikir Saya. Selain Pantai Padang–Padang saya juga tertarik untuk ke Pantai Pandawa, konon pantai ini disebut sebut sebagai the new pantai Kuta. Sementara beach club yang bikin saya penasaran adalah El Kabron. Bukan karena makanannya tentunya. Tapi karena suasana yang dijual resturant tersebut terutama saat matahari terbenam. Nah 2 hotel tersebut letaknya tidak jauh dari ke dua pantai yang saya tuju dan juga hanya butuh sekitar 20 menit untuk ke El Kabron.

Hari Keberangkatan

Pesawat Air Asia dari Jakarta tujuan Denpasar berangkat pukul 09.55 . Tetep dong dari rumah kita harus berangkat jam 5 pagi karena menghindari macet. Ternyata jalanan lumayan lancar, kita menuju bandara lewat toll baru yang dari arah pondok indah lurus ke tangerang. Sampai di airport langsung check-in dan urus bagasi (kalo bawa anak usia dibawah 2 tahun gak bisa web check ini) lalu kita sarapan. Asiknya di terminal 3 itu ada kid zone. Kebetulan kita pergi pas hari kerja jadi kidzonenya tidak terlalu ramai. Cakra seneng banget main prosotan dan lari-larian di sana. Untuk ukuran anak 19 bulan kidzone ini cukup luas. Sekitar pukul 9.15 kita naik ke boarding room dan ternyata pesawat kita sudah boarding. Seneng banget deh pake Air Asia karena on time! Jadi kalo bawa anak kecil gak perlu khawatir delay. Kasian kan kalo harus nunggu pesawat delay berjam jam. Gak usah anak kecil kita aja orang dewasa pasti bete. Sampai di dalam pesawat saya langsung menyiapkan mainan untuk Cakra, brownies untuk cemilan dan earmuff. Saya juga bawa bantal kecil. Saat take off Cakra masih keliatan happy liat pemandangan di jendela tapi sekitar 3 menit kemudian dia sedikit gelisah, mungkin agak pusing dengan perubahan gravitasi. Akhirnya dia minta nenen dan gak lama kemudian tertidur. Benar benar tidur pulas sampai di tujuan, Alhamdulilah. No drama

Perlu Diperhatikan Saat Traveling Bersama Batita

Cerita lengkap selama jalan jalan di Bali nanti akan saya tulis lebih lanjut ya. Untuk para Bunda yang pengen banget liburan tapi khawatir batitanya gak enjoy, nah coba deh beberapa tips ini. Selama persiapanya cukup matang, insyaallah perjalanan ke luar kota dengan batita bisa berjalan seru kok.

Menurut saya yang paling penting adalah persiapan jadi saya packing barang barang buat si kecil sekitar 1 bulan sebelumnya hehehe, jadi barang barang utama seperti pakaian sehari hari, pakaian tidur dan berenang disiapkan di koper terlebih dahulu. Nah nanti printilan seperti mainan untuk di pesawat, untuk di pantai, sunglases, perlengkapan makan dll bisa nyicil disiapkan. Selain itu jangan lupa buat check list untuk kebutuhan si kecil dan juga kebutuhan kita dan suami. Kadang karena terlalu semangat menyiapkan perlengkapan si kecil , pakaian untuk suami atau make up kit kita misalnya malah tertinggal.

Saat menentukan tempat menginap sebaiknya perhatikan dengan detil apakah penginapan tersebut children friendly. Punya children pool. Lokasi kamarnya tidak berisik dan tidak banyak nyamuk. Memiliki restaurant dengan pilihan menu yang sesuai dengan seleran anak kita dan hal lainnya. Review yang muncul di situs booking online dari para pengunjung juga dapat menjadi masukan. Rajin rajin cari review untuk 1 hotel ke berbagai sumber.

Ohya buat juga itinerary yang akan dikunjungi, ini akan sangat mempengaruhi baby gear apa saja yang akan kita bawa. Seperti kemarin saya tidak membawa stroller sama sekali. Cukup dengan BOBA 3G, lebih praktis karena memang tujuan kami waktu itu wisata pantai dan hotel saja.

Usahakan disiplin waktu, karena berada jauh dari rumah kita justru harus tepat waktu dalam memberikan makan si kecil . jadwal jalan-jalan dan bermain juga sebaiknya tidak mengganggu jadwal tidur, karena kalo jadwal tidurnya terganggu justru nanti kita yang kewalahan kalo dia kecapean dan rewel. Acara liburan pun jadi gak fun.

Jangan lupa untuk foto-foto pastinya. Momen liburan saat anak masih kecil wajib diabadikan. Karena ekspresi mereka yang gak akan terulang lagi. Perlengkapan andalan saya saat kemarin ke Bali adalah camera pocket, mono pod (tongsis), waterproof bag untuk smatphone dan smartphone andalan. Kadang kadang nih pas ada pemandangan bagus dan mau foto eh storage nya penuh! Nyebelin kan yah, jadi sebelum liburan coba deh sempetin untuk hapus foto-foto lama supaya space di memory gadget tersedia.

Terakhir adalah partner travellingnya harus kompak dari awal perjalanan sebaiknya sudah janjian dengan pasangan mengenai pembagian tugas. Mungkin terlihat sempele tapi namanya liburan keluarga sebaiknya semua anggota keluarga happy. Jadi kalo setelah main air sama si kecil, lalu Bapak mau berenang lagi sendiri. Ya Ibu gantian bermain dengan si kecil di kamar. Atau karena ibu sedang dalam rangka liburan jadi gantian Bapak yang memandikan si kecil selama liburan.

Nah sekarang siap deh jalan jalan seru bersama si batita

Selamat berlibur Bunda!!

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts